Jumat, 24 Februari 2012

:: Positif >< Negatif ::

Bissmillahirrahmanirrahimm...

Setelah mengikuti majelis 'ilmu tadi begitu banyak hal yang awalnya masih samar2 bagi saya, kini menjadi jelas..
Alhamdulillah tadi kami sedikit membahas tentang "Adab bergaul dengan Lawan jenis"..
Sedikit saya akan mencoba me-review kembali apa yang telah kami bahas..

*Apakah dalam islam di perbolehkan berpacaran?

Menelisik tentang Pacaran, ternyata dalam islam tidak di kenal yang namanya pacaran, sekalipun itu namanya pacaran gaya islami..
yang ada dalam islam hanyalah 'Ta'aruf" yaitu perkenalan antara ikhwan dengan akhwat tanpa adanya status yang namanya pacaran..
Dalam pandangan islam, mengapa pacaran itu tidak di perbolehkan?
Karena menurut pandangan islam pacaran lebih banyak mudharatnya di bandingkan manfaatnya..
salah satu nya yaitu berpacaran lebih mendekatkan kita kepada "Zinah", , ,
baik iti Zinah mata, karena sesungguhnya kita harus menjaga pandanagn kita..
Zinah hati... etc
kita telah di peringatkan untuk tidak mendekatkan diri kepada yang nama nya "Zinah" (La taqrabul Zinnah),,,,

Namun, kita tidak juga menjudge bahwa berpacaran itu haram..
Banyak perspektif tentang pacaran ini,,
karena pacaran juga tidak hanya memberi dampak negati tetapi juga terdapat dampak positif, diantara nya dengan berpacaran seseorang akan meningkatkan kualitas diri nya karena adanya dukungan dan support dari lawan jenisnya (Pacarnya)..
misalnya ; seseorang yang biasanya malas belajar menjadi rajin belajar karena adanya dukungan2 dari lawan jenisnya..
dan masih banyak lagi dampak positif lain yang dirasakan oleh masing2 individu yang melakoninya..

Menyangkut masalah dampak Mudharat berpacaran, menurut pandangan saya tergantung bagaimana cara kita menyikapi dan menjalani nya..
kalau memang kita seorang yang tahu bagaimana kaidah sesungguhnya dalam hal bergaul dengan lawan jenis, dampak negatif terhadapa berpacaran dapat di minimalisir,,
artinya, semua kembali ke masing2 individu..
bagaimana ia bisa menjaga akhlaknya, menjaga kerhomatan serta menjaga martabat nya..

Seperti yang kita ketahui di tengah2 kehidupan masyarakat seperti saat ini,
pacaran bukan lagi sesuatu yang aneh, umumnya di kalangan remaja,,
malahan untuk remaja2 saat ini beranggapan bahwa : jika seseorang tidak / belum berpacaran berarti ia "TidakLaku"..
Aneeh memang,, padahal Islam justru tidak membenarkan yang nama nya pacaran..
yaaa..
tapi, begitulah ada nyaaa sekaraang...

Memang kalau kita mencoba menelusuri keadaan real yang ada, , dampak negatif pacaran begitu tampak terlihat..
tapii sekali lagi semua kembali ke individu, bagaimana ia mampu menyikapi keadaan dan perkembangan Zaman seperti saat ini,,
sehingga kita tidak terbawa Arus namun tidak juga Malawan Arus...

Lantas timbul pertanyaan_
*Bagaimana dengan pasangan yang telah menjalin hubungan pacaran yang lumayan lama??

Wallahu'alambisawab,,
semua kembali kepada pasangan tersebut, apakah ingin melanjutkan hubungan lantas mungkin akan Putus dalam beberapa hari, bulan atau tahun kedepan,,???
karena sesungguhnya kita tidak tahu siapa yang akan menjadi jodoh kita..
atauu,,,
Putus secepatnya untuk menghindari dampak negatif dan kemudharatan berpacaran..
lagi2,, semua kembali kepada individu atau pasangan tersebut,,,


Untuk menyikapi hal itu,,
untuk saat ini, saya sendiri berargumen bahwa pacaran itu wajar, tetapi dengan catatan kita harus mengambil hikamah positif nya dan berusaha untuk menjauhi sisi negatifnya,,,
Yaaa Allah,,
Semoga kami termasuk golongan yang berakhlakul karimah,,
dan senantiasa menjaga diri dari siksa Api neraka..
Amiiin,,,,
Lindungi hati2 kamii ya Allah..
utama nyaaa sesama kaum2 kami yang begitu lemah lembut Hatinya..
Kaum Wanita..

Amiin
*:')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar